slot depo 10k
Bahrain aktifkan sirene seranganInternasionalKonflik Iran-Israelpertahanan udara Arab Saudirudal balistik Iranserangan drone Iranserangan Iran ke Timur TengahUni Emirat Arab cegat drone

Serangan Drone dan Rudal Iran Digagalkan, Arab Saudi, UEA, dan Bahrain Aktifkan Sistem Pertahanan

— Paragraf 1 —

JABAR EKSPRES – Tiga negara Teluk, yakni Arab Saudi, Bahrain, dan Uni Emirat Arab (UEA), pada Selasa (10/3) melaporkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menggagalkan serangan yang melibatkan drone dan rudal balistik yang diduga diluncurkan dari Iran.

— Paragraf 2 —

Kementerian Pertahanan Arab Saudi dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa dua pesawat tanpa awak atau UAV yang mengarah ke ladang minyak Shaybah di wilayah tenggara negara tersebut berhasil dicegat dan dihancurkan sebelum mencapai target.

— Paragraf 3 —

Selain itu, melalui unggahan terpisah di platform media sosial X, pihak kementerian juga mengungkapkan bahwa sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh enam rudal balistik yang diluncurkan menuju Pangkalan Udara Pangeran Sultan. Satu rudal lainnya juga berhasil dicegat di wilayah timur Arab Saudi.

— Paragraf 4 —

Tidak hanya itu, sistem pertahanan udara negara tersebut juga berhasil menghancurkan dua drone lain di provinsi Hafar al-Batin yang berada di kawasan timur Arab Saudi.

— Paragraf 5 —

Sementara itu, Kementerian Pertahanan UEA menyampaikan bahwa sistem pertahanan udara mereka juga merespons ancaman rudal yang masuk. Pemerintah UEA menegaskan bahwa negaranya berada dalam kondisi siap siaga penuh untuk menghadapi berbagai ancaman yang berpotensi mengganggu keamanan wilayah serta keselamatan warga dan penduduk.

— Paragraf 6 —

Sejak meningkatnya serangan yang dikaitkan dengan Iran, otoritas UEA menyatakan telah mendeteksi total 1.475 drone. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.385 drone berhasil dihancurkan oleh sistem pertahanan udara, sedangkan 90 lainnya dilaporkan jatuh di dalam wilayah negara tersebut.

— Paragraf 7 —

Di sisi lain, Bahrain juga mengambil langkah kewaspadaan dengan mengaktifkan sirene peringatan sebagai respons terhadap ancaman serangan. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Dalam Negeri Bahrain meminta masyarakat untuk tetap tenang dan segera menuju lokasi aman terdekat sebagai langkah antisipasi.

— Paragraf 8 —

Ketegangan di kawasan Timur Tengah sendiri semakin meningkat setelah Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer gabungan terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan lebih dari 1.200 orang serta menyebabkan lebih dari 10.000 orang mengalami luka-luka.

— Paragraf 9 —

Sebagai respons, Iran kemudian melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal yang menargetkan sejumlah aset militer Amerika Serikat di berbagai wilayah Timur Tengah serta beberapa kota di Israel. Teheran menyebut serangan tersebut sebagai bentuk pertahanan diri terhadap operasi militer yang sebelumnya dilakukan terhadap wilayahnya.

➡️ Baca Juga: Perampok Brutal di Jatibening Menghabisi Nyawa Korban dengan Linggis, Polisi Temukan Bukti yang Menggemparkan

➡️ Baca Juga: Pemkab Lamsel dan Kejari Kolaborasi Berikan Pendampingan Hukum kepada 36 Perangkat Daerah

Back to top button