slot depo 10k slot depo 10k
Daerah

Bazar MTQH Batam Raih Omzet Mengesankan Rp640 Juta untuk UMKM

Batam, Kepulauan Riau, baru-baru ini mencatat pencapaian yang mengesankan dalam sektor usaha mikro kecil menengah (UMKM) melalui pelaksanaan bazar yang bertepatan dengan Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH). Selama periode 10 hingga 15 April 2026, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Diskum) Kota Batam melaporkan total transaksi penjualan mencapai Rp640 juta. Angka ini tidak hanya menunjukkan potensi besar dari pelaku UMKM, tetapi juga menggambarkan dukungan masyarakat terhadap produk lokal.

Partisipasi Pelaku UMKM dalam Bazar

Kepala Diskum Batam, Salim, menjelaskan bahwa pencapaian omzet ini merupakan hasil kolaborasi antara 150 pelaku usaha mikro dari berbagai kecamatan di Batam serta dukungan dari organisasi mitra. Ia menambahkan bahwa pengunjung bazar sangat antusias dalam membeli produk-produk yang ditawarkan.

“Selama enam hari pelaksanaan, total penjualan bazar UMKM berhasil mencapai Rp640 juta,” ungkap Salim dalam keterangannya. Hal ini menunjukkan bahwa bazar MTQH Batam bukan hanya sekadar acara, tetapi juga menjadi sarana penting bagi pelaku usaha untuk menunjukkan produk mereka kepada masyarakat.

Kontribusi Penjualan Berdasarkan Kategori

Salim merinci bahwa kontribusi terbesar pada omzet bazar berasal dari sektor kuliner, yang berhasil mengumpulkan penjualan sebanyak Rp432 juta. Selain itu, produk-produk lain seperti camilan, oleh-oleh kemasan, kerajinan tangan, dan fesyen juga memberikan sumbangan signifikan terhadap total penjualan.

  • Kuliner: Rp432 juta
  • Camilan: Berkontribusi pada total penjualan
  • Oleh-oleh kemasan: Berkontribusi pada total penjualan
  • Kerajinan: Berkontribusi pada total penjualan
  • Fesyen: Berkontribusi pada total penjualan

Rincian Penjualan Berdasarkan Kecamatan

Pada tingkat kecamatan, Bengkong berhasil mencatatkan penjualan tertinggi dengan total mencapai Rp40 juta, diikuti oleh Batam Kota dengan Rp25 juta dan Sekupang yang menyusul dengan Rp18 juta. Hal ini menunjukkan bahwa masing-masing kecamatan memiliki potensi yang unik dalam mendukung pertumbuhan UMKM.

Berikut adalah rincian penjualan dari beberapa kecamatan lainnya:

  • Batu Aji: Rp18 juta
  • Lubuk Baja: Rp16 juta
  • Sagulung: Rp15 juta
  • Batu Ampar: Rp14 juta
  • Nongsa: Rp10 juta
  • Galang: Rp10 juta
  • Belakangpadang: Rp10 juta
  • Sei Beduk: Rp7 juta
  • Bulang: Rp5 juta

Peran TP PKK dalam Bazar

Stan dari Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Batam juga menunjukkan performa yang baik dengan total penjualan sebesar Rp14 juta. Hal ini mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mendukung pelaku UMKM.

“Bengkong menjadi yang tertinggi untuk tingkat kecamatan, yang menunjukkan potensi dan antusiasme masyarakat cukup besar,” tambah Salim, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan ekonomi lokal.

Kolaborasi untuk Mendorong Pertumbuhan UMKM

Bazar ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang penjualan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan dan penguatan kapasitas bagi pelaku UMKM. Diskum Batam bekerja sama dengan TP PKK dan Dharma Wanita Kota Batam untuk menyediakan layanan fasilitasi perizinan melalui Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

“Pelaku usaha dapat mengurus berbagai perizinan di PLUT, mulai dari Nomor Induk Berusaha (NIB), sertifikasi halal, PIRT, hingga pendaftaran merek dagang,” jelas Salim. Ini adalah langkah strategis untuk memastikan bahwa pelaku usaha tidak hanya berfokus pada penjualan, tetapi juga pada kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

Pentingnya Legalitas untuk Daya Saing UMKM

Selama pelaksanaan bazar, terdapat 12 pelaku usaha yang langsung mengurus perizinan untuk usaha mereka. Salim menjelaskan bahwa proses penerbitan dokumen tersebut sangat bergantung pada kelengkapan berkas yang diserahkan serta kondisi sistem Online Single Submission (OSS).

Pemerintah Kota Batam berharap bahwa melalui kegiatan ini, UMKM tidak hanya bisa berkembang dari segi penjualan, tetapi juga semakin tertib dalam hal legalitas dan mampu meningkatkan daya saing di pasar yang lebih luas.

Kesimpulan

Dengan pencapaian omzet yang mengesankan sebesar Rp640 juta, bazar MTQH Batam telah membuktikan potensinya dalam mendukung pertumbuhan UMKM. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah dan pelaku usaha, diharapkan bahwa UMKM akan terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian lokal.

➡️ Baca Juga: Fenomena Batu-Gunting-Kertas di MPL ID S17, Setiap Tim Memiliki Peluang Menang

➡️ Baca Juga: BRImo Tingkatkan Kenyamanan Pengguna Transjakarta dengan Integrasi QRIS Tap In Tap Out

Related Articles

Back to top button