Menyusuri Sejarah Galata Tower, Penjaga Langit Istanbul

<div>
Jakarta: Dari kejauhan, siluet Galata Tower terlihat menjulang di tengah padatnya bangunan tua kawasan Beyoğlu di Istanbul, <a href=”https://www.medcom.id/tag/3080/turki”>Turki</a>. Menara batu yang menjadi salah satu ikon paling terkenal di kota ini telah berdiri selama lebih dari enam abad dan menjadi saksi perubahan peradaban yang silih berganti.<br/> <br/>
Bagi banyak wisatawan, Galata Tower bukan sekadar bangunan bersejarah. Menara ini adalah tempat terbaik untuk memandang panorama Istanbul dari ketinggian, mulai dari Selat Bosphorus, kubah-kubah masjid bersejarah, hingga kawasan kota tua yang membentang di dua benua.
<h2>Warisan Genoa di jantung Istanbul</h2>
<img alt=”Menyusuri Sejarah Galata Tower, Penjaga Langit Istanbul” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/properti/2026/galata%20tower%201.jpg”/><br/>
<em><small>Galata Tower pertama kali dibangun pada 1384. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian</small></em><br/> <br/>
Galata Tower pertama kali dibangun pada 1384 oleh komunitas imigran Italia yang berasal dari Genoa. Pada masa itu, wilayah Galata menjadi pusat perdagangan penting yang dihuni oleh para pedagang Eropa.<br/><br/>
Bangunan menara ini kemudian menjadi bagian dari sistem pertahanan kota sekaligus menara pengawas pelabuhan.<br/> <br/>
Seiring waktu, menara tersebut mengalami berbagai peristiwa bersejarah. Pada abad ke-16, sebuah gempa bumi merusak sebagian struktur bangunan. Menara kemudian diperbaiki pada masa Kekaisaran Ottoman oleh arsitek Murad bin Hayreddin.<br/>
<div>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<h3><a href=”https://www.medcom.id/properti/arsitektur/zNAdwj3K-menjelajah-istanbul-kota-dua-benua-dengan-ikon-dunia”>Menjelajah Istanbul, Kota Dua Benua dengan Ikon Dunia</a></h3>
</div>
<br/>
Hingga kini, jejak sejarah tersebut masih terlihat pada <a href=”https://www.medcom.id/tag/19185/arsitektur”>arsitekturnya</a>. Bagian menara hingga lantai ketiga memperlihatkan karakter arsitektur Genoa, sementara lantai-lantai di atasnya menunjukkan pengaruh gaya Ottoman yang berkembang setelahnya.
<h2>Menara dengan panorama terbaik di Istanbul</h2>
<img alt=”Menyusuri Sejarah Galata Tower, Penjaga Langit Istanbul” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/properti/2026/turki%201.jpeg”/><br/>
<em><small>Galata Tower pertama kali dibangun pada 1384. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian</small></em><br/> <br/>
Dengan tinggi sekitar 66,9 meter, Galata Tower menjadi salah satu titik observasi paling populer di Istanbul.<br/> <br/>
Dari lantai pengamatan di bagian atas menara, pengunjung dapat menikmati pemandangan 360 derajat kota. Atap-atap bangunan tua, menara masjid, hingga jalur perairan yang memisahkan Eropa dan Asia terlihat jelas dari ketinggian ini.<br/> <br/>
Pada sore hari, panorama tersebut semakin memikat ketika cahaya matahari perlahan tenggelam di balik cakrawala kota Istanbul.
<h2>Legenda penerbangan dari puncak menara</h2>
<img alt=”Menyusuri Sejarah Galata Tower, Penjaga Langit Istanbul” src=”https://cdn.medcom.id/images/library/img/properti/2026/turki%203.jpg”/><br/>
<em><small>Galata Tower pertama kali dibangun pada 1384. Foto: Medcom.id/Rizkie Fauzian</small></em><br/> <br/>
Galata Tower juga dikenal melalui kisah legendaris yang diceritakan oleh penjelajah Ottoman terkenal, Evliya Çelebi.<br/> <br/>
Dalam catatannya, ia menulis tentang seorang perintis penerbangan Ottoman bernama Hezarfen Ahmet Çelebi. Konon pada abad ke-17, Hezarfen memasang sayap buatan di lengannya lalu melompat dari puncak Galata Tower.<br/>
<div>
<p><strong>Baca Juga :</strong></p>
<h3><a href=”https://www.medcom.id/properti/arsitektur/GKdGQrrk-hagia-sophia-istanbul-keindahan-abadi-di-tengah-restorasi”>Hagia Sophia Istanbul: Keindahan Abadi di Tengah Restorasi</a></h3>
</div>
<br/>
Dengan bantuan angin, ia disebut berhasil terbang melintasi Selat Bosphorus dan mendarat di kawasan Üsküdar di sisi Asia Istanbul.<br/> <br/>
Meski kisah ini masih diperdebatkan secara historis, legenda tersebut tetap menjadi bagian dari cerita yang membuat Galata Tower semakin menarik bagi pengunjung.
<h2>Ikon yang terus hidup</h2>
Hari ini, Galata Tower tidak hanya menjadi monumen sejarah, tetapi juga simbol kota Istanbul yang selalu hidup.<br/> <br/>
Di sekelilingnya, kafe, galeri seni, dan jalan-jalan kecil yang dipenuhi bangunan klasik menciptakan suasana yang membuat kawasan Galata terasa seperti perjalanan melintasi waktu.<br/> <br/>
Dari puncak menara ini, Istanbul tampak seperti mosaik sejarah tempat di mana warisan Bizantium, Genoa, dan Ottoman bertemu dalam satu panorama yang memikat.<br/> <br/><strong>Cek Berita dan Artikel yang lain di
<a href=”https://news.google.com/publications/CAAqBwgKMO3SgQswosT9Ag?ceid=ID:id&oc=3&hl=id&gl=ID\”>
<div>
<img src=”https://va.medcom.id/2024//default/images/gnews.svg”/>
</div>
<div>
Google News
</div>
</a></strong><div>(KIE)</div> </div>
➡️ Baca Juga: Mengungkap Pentingnya Selat Hormuz dan 8 Negara yang Berada di Sekitarnya
➡️ Baca Juga: One Piece Live Action Season 2 Mulai Ditayangkan Hari Ini: Informasi Jumlah Episode dan Durasi Lengkap



