Kemenag Pastikan Calon Haji Papua Barat dan Papua Barat Daya Berangkat ke Tanah Suci 9 Mei 2026

Kementerian Agama dan Umrah (Kemenag) telah memastikan keberangkatan 447 calon haji dari Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya ke Tanah Suci. Keberangkatan ini dijadwalkan berlangsung pada 7 Mei 2026, menuju Embarkasi Makassar, Sulawesi Selatan. Bagi banyak orang, momen ini adalah langkah penting dalam melaksanakan ibadah haji, yang merupakan salah satu rukun Islam yang harus dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu.
Jadwal Keberangkatan Calon Haji
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Papua Barat, Aziz Hegemur, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pemerintah provinsi masing-masing untuk merencanakan acara pelepasan para jamaah calon haji. Proses pelepasan ini akan dipimpin oleh gubernur setempat, dengan Papua Barat Daya dijadwalkan pada 4 Mei dan Papua Barat pada 6 Mei. Para jamaah akan berangkat menuju Makassar pada 7 Mei dan akan masuk ke asrama haji pada 8 Mei.
Rincian Jumlah Jamaah
Dalam rincian jumlah jamaah, total calon haji dari Papua Barat tercatat sebanyak 138 orang. Dari jumlah ini, 99 orang berasal dari Manokwari, sedangkan Fakfak dan Kaimana masing-masing menyumbang 14 orang. Selain itu, Teluk Bintuni mengirimkan 5 orang, Manokwari Selatan 4 orang, dan Teluk Wondama 2 orang.
Sementara itu, untuk Papua Barat Daya, jumlah jamaah mencapai 304 orang. Rincian dari jumlah ini adalah sebagai berikut:
- Kota Sorong: 228 orang
- Kabupaten Sorong: 27 orang
- Raja Ampat: 23 orang
- Sorong Selatan: 19 orang
- Tambrauw: 4 orang
- Maybrat: 3 orang
Selain para jamaah, terdapat juga dua Petugas Haji Daerah (PHD) dan tiga orang dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) yang akan mendampingi mereka selama perjalanan.
Gelombang Keberangkatan Jamaah Calon Haji
Jamaah calon haji dari Papua Barat dan Papua Barat Daya akan tergabung dalam Gelombang II, yang dijadwalkan untuk berangkat dari Embarkasi Makassar menuju Jeddah pada 9 Mei 2026. Keberangkatan ini merupakan bagian dari rangkaian perjalanan panjang untuk melaksanakan ibadah haji yang diharapkan berjalan lancar dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pentingnya Kelayakan Kesehatan
Pihak Kemenag mengingatkan semua jamaah calon haji agar tidak melakukan manipulasi terhadap hasil pemeriksaan kesehatan. Pemerintah telah menerapkan sistem kelayakan kesehatan yang berlapis, dimulai dari tingkat daerah hingga asrama embarkasi. Hal ini dimaksudkan untuk memastikan bahwa setiap calon haji dalam keadaan sehat sebelum melakukan perjalanan ke Tanah Suci.
Aziz Hegemur menekankan pentingnya menjaga kesehatan. “Insya Allah, semua jamaah sudah menyelesaikan biaya perjalanan ibadah haji. Kami terus mengimbau agar mereka tetap menjaga kebugaran tubuh,” ujarnya. Kesehatan fisik menjadi faktor penting dalam menjalankan ibadah haji, mengingat pelaksanaan ibadah ini memerlukan stamina yang baik.
Persiapan Akhir Menuju Tanah Suci
Menjelang keberangkatan, para calon haji diharapkan melakukan persiapan yang matang. Persiapan ini meliputi pemeriksaan kesehatan, pemahaman tentang rangkaian ibadah haji, serta kesiapan mental dan spiritual. Seluruh jamaah diharapkan untuk mengikuti bimbingan yang disediakan oleh KBIHU agar mereka dapat melaksanakan ibadah haji dengan baik dan benar.
Informasi Tambahan untuk Calon Haji
Berikut adalah beberapa informasi penting yang perlu diperhatikan oleh calon haji Papua Barat dan Papua Barat Daya:
- Pastikan semua dokumen perjalanan, seperti paspor dan visa, sudah lengkap.
- Ikuti semua petunjuk dan arahan dari petugas haji.
- Persiapkan bekal yang cukup dan sesuai untuk perjalanan.
- Selalu menjaga kesehatan dengan mengonsumsi makanan bergizi.
- Berdoa dan memohon kepada Allah agar ibadah haji berjalan lancar.
Dengan melakukan persiapan yang baik, diharapkan calon haji Papua Barat dan Papua Barat Daya dapat melaksanakan ibadah haji dengan lancar dan mendapatkan pengalaman spiritual yang mendalam. Ibadah haji bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa makna dan pelajaran berharga bagi setiap individu.
Kesempatan Beribadah di Tanah Suci
Tanah Suci adalah tempat yang penuh berkah, di mana setiap langkah para jamaah dipenuhi dengan doa dan harapan. Keberangkatan calon haji dari Papua Barat dan Papua Barat Daya adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Ibadah haji merupakan puncak dari perjalanan spiritual seorang Muslim, dan setiap calon haji diharapkan bisa merasakan keagungan dan keindahan ibadah ini.
Semoga seluruh calon haji dari Papua Barat dan Papua Barat Daya dapat berangkat sesuai jadwal dan melaksanakan ibadah dengan penuh khusyuk serta kembali dengan selamat dan membawa pulang pengalaman spiritual yang berharga. Sebagai bagian dari komunitas Muslim yang lebih besar, keberangkatan ini adalah kesempatan untuk memperkuat ikatan antarjamaah dan mendalami makna ibadah haji secara lebih mendalam.
➡️ Baca Juga: Keterampilan Negosiasi untuk Mencapai Kesepakatan Bisnis Digital yang Lebih Menguntungkan
➡️ Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Dini Gelombang Tinggi 4 Meter untuk Wilayah Terdampak 13-16 April 2026



