slot depo 10k
Megapolitan

900 Siswa Tangerang Ikuti Pesantren Ramadan untuk Pembinaan Karakter

— Paragraf 1 —

Tangerang – Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan Pesantren Ramadan bukan hanya kegiatan rutin tahunan, tetapi sarana pembinaan karakter para siswa agar semakin dekat dengan nilai-nilai keagamaan serta mampu menerapkan dalam kehidupan sehari-hari.

— Paragraf 2 —

Ia menuturkan selain memperkuat pemahaman agama, kegiatan ini juga menanamkan nilai kepedulian sosial melalui program Ramadan Berbagi, seperti pemberian santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

— Paragraf 3 —

“Nilai empati dan kepedulian kepada sesama harus ditanamkan sejak dini agar lahir generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” kata Wali Kota Tangerang Sachrudin di SDN Sukasari 4 Kota Tangerang, Rabu (11/3).

— Paragraf 4 —

Ia menegaskan anak-anak merupakan aset sekaligus harapan masa depan Kota Tangerang dan bangsa.

— Paragraf 5 —

Oleh karena itu, pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan perlu ditanamkan sejak dini, terutama melalui momentum bulan suci Ramadhan.

— Paragraf 6 —

“Ramadgan adalah waktu yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai kebaikan kepada anak-anak. Melalui Pesantren Ramadan ini, kita ingin membentuk generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga beriman dan berakhlakul karimah,” ujarnya di hadapan sekitar 900 siswa dari SDN Sukasari 4 dan SDN Sukasari 5 serta SMPN 4 Kota Tangerang.

— Paragraf 7 —

Ia berharap, kegiatan ini dapat melahirkan generasi muda Kota Tangerang yang cerdas, berkarakter, beriman, dan siap menjadi penerus pembangunan daerah di masa depan.

— Paragraf 8 —

“Melalui kegiatan seperti ini, kita menanamkan pondasi iman, akhlak, dan karakter sejak dini agar kelak mereka mampu menjadi generasi penerus yang membawa Kota Tangerang menuju masa depan yang lebih baik,” kata Sachrudin.

— Paragraf 9 —

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan kegiatan Pesantren Ramadan SD–SMP di Kota Tangerang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 11–13 Maret 2026.

— Paragraf 10 —

Berbagai aktivitas keagamaan dalam program itu, seperti tadarus dan tahsin Al Quran, kajian keislaman, Shalat Duha dan dzikir bersama, hafalan surat pendek serta doa harian hingga pembelajaran akidah dan akhlak melalui kisah teladan Rasulullah SAW.

➡️ Baca Juga: Inflasi Tahunan Lampung Terendah Nasional

➡️ Baca Juga: Sule Minta Maaf Usai Kontroversi di Rumah Duka Vidi Aldiano: Tidak Ada Niat Mencari Keuntungan

Back to top button