Kemkominfo Terapkan WFA untuk Meningkatkan Efisiensi Jelang Lebaran

Menjelang perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengambil langkah inovatif dengan menerapkan kebijakan Bekerja dari Mana Saja (Work From Anywhere/WFA) pada tanggal 16 hingga 17 Maret 2026. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas pegawai dalam menghadapi momen liburan yang penuh makna.
Libur Bersama dan Cuti Menyambut Lebaran
Setelah penerapan WFA, pegawai negeri dan swasta akan menjalani masa cuti dan libur bersama mulai tanggal 18 hingga 24 Maret 2026. Momen ini tidak hanya memberikan kesempatan bagi pegawai untuk bersantai, tetapi juga untuk merayakan Hari Raya Nyepi dan Idulfitri dengan keluarga dan orang terkasih.
Komitmen Layanan Publik yang Berkelanjutan
Dalam rangka menjaga kualitas layanan publik, para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemkomdigi diingatkan untuk tetap berkomitmen dalam bekerja dengan baik. Meskipun dalam suasana WFA, penting bagi mereka untuk memastikan bahwa layanan kepada masyarakat tidak terganggu.
Pentingnya Kinerja Selama WFA
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan kepada seluruh pegawai di Kemkomdigi untuk tetap menjaga kinerja dan pelayanan publik. Ia menegaskan bahwa fleksibilitas dalam bekerja tidak boleh mengorbankan kualitas layanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Meskipun kita beralih ke sistem kerja dari mana saja, setiap individu tetap dituntut untuk memberikan kontribusi maksimal,” ungkap Meutya dalam acara Sarasehan dan Taklimat bertema ‘Terhubung dalam Silaturahmi, Tumbuh dalam Iman, Terjaga dalam Ketaqwaan’ yang berlangsung di Jakarta Pusat.
Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025
Di tengah persiapan menjelang Lebaran, Meutya juga menyoroti pentingnya kesiapan Kemkomdigi dalam mengawal implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP Tunas) yang dijadwalkan mulai berlaku pada 28 Maret 2026.
“Kami akan fokus pada pelaksanaan program besar menuju tanggal 28, yang bertujuan untuk memastikan anak-anak tidak mengakses platform digital sebelum mereka mencapai usia yang cukup,” jelasnya.
Kolaborasi untuk Melindungi Anak di Ruang Digital
Meutya menegaskan bahwa perlindungan anak di dunia digital adalah prioritas yang memerlukan kolaborasi dari berbagai pihak. Oleh karena itu, ia mengajak semua pegawai Kemkomdigi untuk berperan aktif dalam menyosialisasikan PP Tunas kepada keluarga mereka saat mudik Lebaran.
Menyampaikan Pesan kepada Keluarga Saat Mudik
“Ketika bertemu dengan keluarga selama mudik, silakan sampaikan informasi mengenai PP Tunas ini kepada mereka,” harap Meutya, menekankan pentingnya edukasi tentang perlindungan anak di era digital.
Pesan Hangat untuk Keluarga Pegawai
Di akhir arahan, Meutya mengingatkan para pegawai untuk menyampaikan salam hangat kepada keluarga mereka yang akan melakukan perjalanan mudik. Ia berharap agar Ramadan kali ini memberikan berkah dan kebaikan bagi semua.
“Titip salam untuk keluarga, semoga hari-hari penuh berkah ini dapat dirasakan oleh bapak dan ibu sekalian,” tutup Meutya, memberikan motivasi menjelang perayaan yang penuh makna ini.
➡️ Baca Juga: Panduan Praktis Memperoleh Salinan Sertifikat Rumah di BTN dengan Cepat dan Efisien
➡️ Baca Juga: Pemprov Lampung Laksanakan Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon

