Barcelona Raih Kemenangan Telak 5-0 atas Lawan di Liga Champions

Barcelona memulai kampanye Liga Champions 2026/27 dengan langkah mengesankan, mencatatkan kemenangan telak 5-1 atas Feyenoord, wakil dari Belanda, dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Camp Nou. Pertandingan ini berlangsung pada hari Rabu waktu setempat dan menjadi ajang pembuktian kekuatan Barcelona di pentas Eropa.
Dominasi Barcelona di Fase Grup Liga Champions
Barcelona menunjukkan performa yang luar biasa di laga pembuka fase grup Liga Champions. Dalam pertandingan ini, Raphinha mencetak dua gol, sementara tiga gol lainnya berasal dari Karim Adeyemi, Lamine Yamal, dan Gabriel Jesus. Gol tunggal Feyenoord dicetak oleh Sem Steijn. Hasil tersebut menggambarkan dominasi Barcelona yang jelas, meskipun Feyenoord dibimbing oleh mantan pemain Barcelona, Giovanni van Bronckhorst, harus pulang dengan hasil yang mengecewakan.
Awal Pertandingan yang Menggembirakan
Barcelona langsung menunjukkan niatnya untuk meraih kemenangan saat Lamine Yamal menerima umpan silang panjang di sisi kanan hanya tiga menit setelah kick-off. Yamal dengan cerdik mengoper bola kepada Raphinha, yang kemudian berhasil melewati dua bek Feyenoord sebelum melepaskan tembakan yang tak bisa dihentikan oleh kiper Tjark Ernst. Dengan gol ini, Barcelona memimpin 1-0 dan semakin percaya diri.
Keunggulan Barcelona semakin kokoh pada menit ke-22 ketika Karim Adeyemi melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Bola meluncur deras dan menukik ke arah gawang, menambah keunggulan menjadi 2-0. Barcelona tampil dominan dengan penguasaan bola mencapai 74%, dan mencatatkan 12 tembakan berbanding tiga milik Feyenoord, serta melakukan 400 operan dibandingkan dengan 117 operan tim lawan.
Tekanan Berkelanjutan
Meski Barcelona menguasai jalannya pertandingan, Feyenoord sempat menebar ancaman. Nacho Ferri berhasil menciptakan peluang berbahaya dengan melewati pertahanan Barcelona dalam situasi satu lawan satu. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil dan kedudukan tetap bertahan.
Pertambahan Gol di Babak Kedua
Memasuki babak kedua, Barcelona semakin meningkatkan intensitas serangan. Pada menit ke-57, Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor dengan menerima umpan terobosan yang akurat dari Pedri. Ia dengan tenang menaklukkan Ernst dan mencetak gol keduanya dalam pertandingan ini. Feyenoord sempat memiliki harapan ketika Ferri berhasil membobol gawang Barcelona, tetapi wasit menganulir gol tersebut setelah melakukan pengecekan VAR yang menunjukkan posisi offside.
Barcelona terus menekan dan pada menit ke-78, Lamine Yamal mengeksekusi tendangan bebas dengan sempurna. Bola melewati pagar betis Feyenoord dan mengarah ke gawang, menambah keunggulan menjadi 4-0. Meski Feyenoord berhasil mencetak satu gol hiburan melalui Sem Steijn pada menit ke-82, Barcelona tetap tidak berhenti berjuang dan menambah satu gol lagi. Gabriel Jesus, yang baru masuk sebagai pengganti, menyambut umpan silang Yamal dengan sundulan tipis yang membawa skor menjadi 5-1.
Kinerja Tim dan Statistik Menarik
Kemenangan ini mencatatkan bahwa Barcelona telah mencetak lima gol dalam tiga dari lima pertandingan awal mereka musim ini. Tim asuhan pelatih Xavi Hernandez ini juga telah mengoleksi total 22 gol dari lima laga pertama. Ini menunjukkan betapa produktifnya lini depan Barcelona, yang menjadi ancaman serius bagi tim lawan di Liga Champions.
- Penguasaan bola: 74% untuk Barcelona
- Jumlah tembakan: 12 untuk Barcelona, 3 untuk Feyenoord
- Operan: 400 untuk Barcelona, 117 untuk Feyenoord
- Jumlah gol: 5 gol dari Barcelona, 1 gol dari Feyenoord
- Jumlah kartu kuning: Minimal
Susunan Pemain dan Strategi
Dalam pertandingan ini, Barcelona menggunakan formasi 4-3-3 dengan susunan pemain sebagai berikut: Joan Garcia; Jules Kounde, Pau Cubarsi, Andreas Christensen, Joao Cancelo; Dani Olmo (Gabriel Jesus 85′), Rodri (Gavi 83′), Pedri (Bernal 63′); Lamine Yamal, Raphinha (Fermin 71′), Karim Adeyemi (Gordon 63′). Sementara itu, Feyenoord juga tampil dengan formasi yang sama, yaitu 4-3-3 dengan susunan pemain: Tjark Ernst; Givairo Read, Jeremiah St. Juste, Tsuyoshi Watanabe, Mika Marmol; Gjivai Zechiel, Charles Vanhoutte, Luciano Valente; Anis Hadj Moussa, Nacho Ferri (Van Persie 63′), Javi Lopez (Targhalline 46′).
Kekalahan ini menjadi pelajaran bagi Feyenoord dan menjadi titik awal yang positif bagi Barcelona dalam meraih ambisi mereka di Liga Champions. Dengan performa yang ditunjukkan, Barcelona berpotensi menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan di kompetisi Eropa kali ini.
➡️ Baca Juga: PMI Kota Tangerang Luncurkan Bulan Dana dengan Target Penggalangan di Atas Rp1 Miliar
➡️ Baca Juga: Warga Terdampak Hujan Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PMI Segera Berikan Bantuan




