Dishub Tangerang Pastikan Semua Bus Mudik Lulus Inspeksi Kelayakan Sebelum Operasi

Menjelang musim mudik, Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Banten, mengambil langkah tegas untuk memastikan keselamatan pemudik. Semua kendaraan yang akan beroperasi dari Terminal Poris Plawad harus lulus inspeksi kelayakan operasional. Ini termasuk pemeriksaan kesehatan bagi sopir dan kondektur untuk menjamin keselamatan penumpang selama perjalanan.
Pentingnya Inspeksi Kelayakan Bus Mudik
Kepala Bidang Angkutan Dinas Perhubungan Kota Tangerang, Maulana Arimatiar Damanik, menegaskan bahwa setiap bus mudik harus memenuhi syarat kelayakan sebelum diizinkan beroperasi. “Jika tidak memenuhi syarat, tidak akan diberikan izin untuk mengangkut pemudik, dan tindakan tegas akan diambil jika ditemukan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. Ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan transportasi umum.
Rincian Proses Ramp Check
Proses ramp check yang dilakukan mencakup pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek kendaraan. Ini meliputi:
- Pemeriksaan administrasi kendaraan
- Penerangan dan sistem penerangan kendaraan
- Sistem pengereman
- Kondisi ban dan dimensi muatan
- Aspek teknis lainnya yang berhubungan dengan kelayakan operasional
Inspeksi ini dilakukan oleh Pemkot Tangerang bekerja sama dengan petugas dari Badan Pengelola Transportasi Daerah (BPTD) Banten dan Polres Metro Tangerang Kota. Fokus utama adalah bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang beroperasi di Terminal Poris Plawad.
Target Operasi Ramp Check
Pemkot Tangerang bersama petugas gabungan menargetkan untuk melakukan ramp check terhadap 30 hingga 50 kendaraan setiap harinya. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 Maret 2026, dengan tujuan memastikan semua bus yang beroperasi dalam kondisi layak jalan.
Peran Terminal dalam Menjamin Kelayakan
Kepala Terminal Poris Plawad, Alwin Suthena, menambahkan bahwa semua sopir dan kondektur akan melalui tes kesehatan. Tes ini dilakukan di posko pelayanan kesehatan yang telah disediakan untuk memastikan kondisi fisik pengemudi dalam keadaan baik. “Kami mengimbau semua pengemudi bus untuk menjaga kesehatan dan memperhatikan kondisi kendaraan mereka,” ujarnya.
Estimasi Jumlah Penumpang
Puncak arus mudik diperkirakan akan menarik sekitar 2.000 penumpang per hari. Angka ini merupakan lonjakan signifikan dibandingkan dengan hari biasa yang hanya mencatat sekitar 700 penumpang. Jumlah angkutan yang beroperasi juga meningkat, dengan 100 hingga 150 bus AKAP setiap harinya.
Faktor Peningkatan Jumlah Pemudik
Jumlah penumpang ini mungkin akan bertambah, mengingat adanya libur nasional dan cuti bersama yang diperpanjang. Kelonggaran Work From Anywhere (WFA) di berbagai perusahaan juga berkontribusi pada peningkatan jumlah pemudik, terutama yang memilih transportasi darat melalui Terminal Poris.
Dengan persiapan yang matang dan penegakan disiplin terhadap kelayakan bus mudik, diharapkan keselamatan dan kenyamanan pemudik dapat terjamin. Dinas Perhubungan Kota Tangerang berkomitmen untuk menyediakan layanan transportasi yang aman dan efisien selama masa mudik, sekaligus menjaga kesehatan semua pengemudi dan penumpang.
➡️ Baca Juga: SMAN 34 Jakarta Merayakan Kehadiran Medcom Goes to School: Sebuah Penghargaan Bagi Kami
➡️ Baca Juga: Kode Redeem Fisch Roblox Terbaru Maret 2026: Cara Efektif Meningkatkan Peringkat Google Anda


