Pertanian Kota sebagai Pondasi Utama Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

Dalam era modern ini, pertanian kota telah menjadi salah satu pilar penting dalam menciptakan ekonomi yang berkelanjutan. Di tengah tantangan urbanisasi yang terus meningkat, Kota Tangerang mengambil langkah maju dengan mengembangkan program pertanian kota yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat. Melalui inisiatif seperti pelatihan hidroponik, pemerintah setempat berupaya membekali warga dengan keterampilan yang relevan, sehingga pertanian tidak hanya menjadi hobi, tetapi juga sumber pendapatan yang berharga.
Inisiatif Pelatihan Hidroponik di Kota Tangerang
Pemerintah Kota Tangerang telah merancang program pelatihan hidroponik yang dirancang untuk memperkuat kemampuan budi daya tanaman dengan metode modern ini. Dengan mengandalkan teknologi hidroponik, diharapkan masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang terbatas di lingkungan perkotaan untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas.
Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Tangerang, Yasin Surya, menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan masyarakat tentang pertanian berbasis hidroponik. Ini adalah langkah strategis yang mengingat potensi besar yang dimiliki sektor pertanian perkotaan dalam menciptakan lapangan kerja dan mengurangi ketergantungan pada pasokan pangan dari luar daerah.
Detail Pelatihan dan Pendaftaran
Pelatihan ini akan berlangsung dalam format kelas intensif selama sebulan, dimulai dari 21 Oktober hingga 17 November 2026, bertempat di BLK Cipondoh. Peserta akan mendapatkan pengalaman praktik langsung yang dipandu oleh fasilitator yang berpengalaman, sehingga mereka dapat memahami secara mendalam teknik-teknik yang diperlukan dalam hidroponik.
- Pendaftaran dibuka hingga 19 Oktober 2026.
- Peserta dapat mendaftar melalui Super Apps Tangerang LIVE.
- Informasi lebih lanjut tersedia di media sosial Instagram @blk_kotatangerang.
- Program ini menyediakan fasilitas akomodasi bagi peserta.
- Sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) juga akan diberikan.
Yasin juga mengingatkan kepada masyarakat bahwa kuota peserta terbatas. Oleh karena itu, disarankan untuk segera mendaftar agar tidak kehilangan kesempatan berharga ini. Pelatihan ini diperuntukkan khusus bagi warga yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Tangerang, sebagai upaya untuk memastikan bahwa manfaat program ini dirasakan oleh masyarakat lokal.
Program Urban Farming dan Dampaknya
Program pertanian kota di Tangerang juga telah melibatkan banyak kelompok di masyarakat. Saat ini, sebanyak 76 Kelompok Wanita Tani (KWT) dan 39 kelompok pemberdayaan ikan berpartisipasi aktif dalam inisiatif urban farming. Melalui kolaborasi ini, berbagai komoditas telah dihasilkan, menunjukkan keberhasilan dan potensi pertanian kota dalam memenuhi kebutuhan pangan lokal.
Pada tahun 2025, program urban farming ini berhasil memproduksi:
- 100.920 polybag tanaman cabai, tomat, dan terong.
- 352.717 ekor ikan nila dan lele.
- 11.147 polybag tanaman obat keluarga (Toga).
- 45 ekor ternak kambing dan domba.
Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan potensi pertanian kota, tetapi juga menggambarkan bagaimana masyarakat dapat diberdayakan melalui akses terhadap pelatihan dan sumber daya yang tepat.
Peran Kelompok Tani di Kota Tangerang
Di sektor pertanian, Kota Tangerang memiliki 11 kelompok tani (poktan) yang terbagi menjadi tujuh kelompok tani tanaman pangan dan empat kelompok tani hortikultura. Kelompok tani ini berkontribusi signifikan dalam ketahanan pangan daerah dengan mengelola lahan pertanian yang tersedia dengan efisien.
Kelompok tani tanaman pangan, yang mengelola sekitar 98 hektare lahan sawah, mampu memproduksi hingga 846 ton beras sepanjang tahun 2025. Ini menunjukkan bahwa meskipun berada di kawasan perkotaan, produksi pangan lokal dapat tetap terjaga dan bahkan ditingkatkan.
- 7 poktan tanaman pangan.
- 4 poktan hortikultura.
- Produksi beras mencapai 846 ton.
- 4,7 ton cabai besar.
- 4,9 ton bawang merah.
Kelompok tani hortikultura juga berperan penting dalam meningkatkan ketahanan pangan, menghasilkan berbagai jenis sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Dengan cara ini, Kota Tangerang tidak hanya menjadi daerah yang bergantung pada pasokan pangan dari luar, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan masyarakatnya sendiri.
Mendorong Keberlanjutan dan Inovasi
Pengembangan pertanian kota di Tangerang adalah langkah yang tidak hanya bermanfaat secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan. Dengan mengadopsi teknik pertanian yang ramah lingkungan seperti hidroponik, masyarakat diajak untuk berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan iklim serta keterbatasan lahan.
Inisiatif ini juga membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya konsumsi bahan pangan lokal. Dengan menekankan keberlanjutan, pertanian kota dapat menjadi solusi untuk mengatasi berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat perkotaan, termasuk kemiskinan dan ketidakstabilan pasar pangan.
Keuntungan Pertanian Kota
Berikut adalah beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari pengembangan pertanian kota:
- Meningkatkan akses masyarakat terhadap bahan pangan segar dan sehat.
- Menciptakan lapangan kerja baru di sektor pertanian dan jasa terkait.
- Memperkuat ketahanan pangan lokal.
- Memberdayakan komunitas melalui pelatihan dan keterampilan baru.
- Menjaga kelestarian lingkungan dengan praktik pertanian yang berkelanjutan.
Dengan semua manfaat ini, pertanian kota tidak hanya menjadi alternatif, tetapi sebuah keharusan dalam menghadapi tantangan masa depan. Oleh karena itu, dukungan dari pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk memastikan keberlanjutan dan kesuksesan program ini.
Kesimpulan
Dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan kebutuhan pangan yang semakin meningkat, pertanian kota seperti yang dikembangkan di Kota Tangerang adalah langkah yang strategis. Melalui pelatihan hidroponik dan program urban farming, masyarakat tidak hanya diberdayakan secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan. Penting bagi semua pihak untuk mendukung inisiatif ini agar dapat menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang.
➡️ Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Sumber Tetap Stabil, Simak Video Terbarunya
➡️ Baca Juga: Rahasia Sukses Renovasi Rumah yang Lancar Selama Bulan Ramadan




