Dampak Kebijakan Imigrasi AS Terhadap Klub Jamaika di CONCACAF Champions Cup dan Implikasinya untuk Piala Dunia 2026
— Paragraf 1 —
KINGSTON — Klub Jamaika, Mount Pleasant, menghadapi masalah besar menjelang laga CONCACAF Champions Cup melawan LA Galaxy setelah sepuluh pemain mereka gagal memperoleh visa masuk ke Amerika Serikat.
— Paragraf 2 —
Pihak klub mengonfirmasi bahwa tim terpaksa berangkat ke Los Angeles pada hari Minggu (8/3) hanya dengan membawa skuad berisi 18 pemain. Dalam rombongan tersebut bahkan terdapat lima pemain akademi yang dipanggil untuk menutup kekurangan pemain akibat masalah visa.
— Paragraf 3 —
Situasi ini menjadi sorotan karena tujuh pemain dalam skuad Mount Pleasant merupakan warga negara Haiti. Permasalahan tersebut sekaligus menyoroti kekhawatiran terkait kebijakan imigrasi Amerika Serikat menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
— Paragraf 4 —
Haiti termasuk dalam 19 negara yang menjadi target pengetatan kebijakan imigrasi oleh Presiden AS Donald Trump. Berdasarkan perintah presiden yang dikeluarkan pada Juni tahun lalu, masuknya warga negara Haiti ke Amerika Serikat untuk sementara ditangguhkan.
— Paragraf 5 —
Memang terdapat pengecualian bagi atlet yang mengikuti ajang olahraga besar seperti Piala Dunia atau Olimpiade. Namun belum ada kejelasan apakah turnamen klub regional seperti CONCACAF Champions Cup juga termasuk dalam kategori tersebut.
— Paragraf 6 —
Direktur olahraga Mount Pleasant, Paul Christie, mengatakan hambatan visa tersebut membuat timnya berada dalam posisi tidak menguntungkan saat menghadapi juara MLS Cup 2024.
— Paragraf 7 —
“Kami tidak ingin hanya datang untuk bermain. Kami ingin benar-benar bersaing, tetapi kami tidak diberi kesempatan untuk tampil dengan kekuatan terbaik,” ujar Christie kepada Jamaica Observer.
— Paragraf 8 —
Ia menambahkan bahwa Mount Pleasant “tidak diberi kesempatan menurunkan susunan pemain terbaik kami.”
— Paragraf 9 —
Sejumlah laporan media di Amerika Serikat menyebutkan bahwa CONCACAF, badan sepak bola kawasan Amerika Utara, Tengah, dan Karibia, sedang berupaya mencari solusi atas persoalan tersebut. Namun hingga kini belum ada pernyataan resmi dari pihak konfederasi.
— Paragraf 10 —
Akibat situasi ini, pelatih Mount Pleasant, Theodore Whitmore, kemungkinan harus menurunkan tim darurat saat menghadapi LA Galaxy. Susunan pemain yang tersedia bahkan mencakup lima anggota tim nasional Jamaika U-20 yang dipanggil untuk mengisi kekosongan skuad.
➡️ Baca Juga: Pemudik Harus Waspada Terhadap Kemacetan, Saran Polri
➡️ Baca Juga: Na Willa: Sebuah Perjalanan Mendalam ke Dunia Anak-Anak




