slot depo 10k
agroeduwisatacandipurokawanaraLamselPemkab Lamsel

Pemkab Lamsel Tindak Lanjut Pematangan Kawanara 1.335 Hektare Candipuro, Proyeksi Pusat Pertanian Modern Terdepan

Sebuah kabar yang menarik datang dari Lampung Selatan. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan telah bergerak maju untuk mematangkan pengembangan Kawasan Pertanian Anak Nusantara (Kawanara) yang meliputi 1.335 hektare di Desa Trimomukti, Kecamatan Candipuro. Kawasan ini akan menjadi pusat pertanian modern terdepan yang terintegrasi dengan agroeduwisata. Inisiatif ini akan berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas gabah dan pertumbuhan ekonomi desa melalui kearifan lokal.

Pemantapan Rencana Pengembangan Kawanara

Rencana pengembangan Kawanara ini dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin oleh Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Lampung Selatan, Tri Umaryani. Rapat tersebut dihadiri oleh Mugiyono, Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (TPH-Bun), serta Kepala Bappeda Aryan Saruhian, dan beberapa perangkat daerah lain.

Kepala Dinas TPH-Bun Kabupaten Lampung Selatan, Mugiyono, menjelaskan bahwa pengembangan Kawanara adalah respons terhadap program peningkatan produksi gabah kering yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. “Kawanara akan dikembangkan di atas lahan seluas 1.335 hektare dengan konsep agroeduwisata. Program ini adalah respons atas arahan Presiden dalam peningkatan produksi gabah kering, dari yang sebelumnya dua kali panen setahun menjadi tiga kali panen dalam setahun,” jelasnya.

Fokus Pengembangan Kawanara

Untuk memastikan peningkatan produktivitas petani secara berkelanjutan, optimalisasi lahan dan dukungan infrastruktur pertanian menjadi fokus utama. Skema pengembangan kawasan ini juga mencakup perbaikan irigasi, sarana produksi, dan penguatan manajemen usaha tani.

Sinergi Lintas Perangkat Daerah

Tri Umaryani menekankan pentingnya sinergi antara berbagai perangkat daerah untuk memastikan program berjalan sejalan dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. Ia meminta Dinas TPH-Bun untuk mengkoordinasikan sinkronisasi perencanaan pertanian dengan dukungan infrastruktur dan penganggaran yang terukur.

Kawanara: Lebih dari Sekedar Kawasan Produksi Pangan

Lebih jauh, Tri Umaryani menjelaskan bahwa Kawanara bukan hanya dirancang sebagai kawasan produksi pangan, namun juga sebagai kawasan strategis yang memadukan sektor pertanian dan pariwisata. Konsep agroeduwisata diharapkan dapat menciptakan nilai tambah melalui kunjungan edukatif, pemberdayaan UMKM desa, dan penguatan ekonomi berbasis potensi lokal.

Penguatan Sumber Daya Manusia

Peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian utama. Edukasi kepada masyarakat diharapkan dapat mendorong gerakan pertanian yang selaras dengan gerakan pariwisata desa. Dengan demikian, dampaknya tidak hanya pada peningkatan produksi, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.

Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan berharap dukungan dari semua perangkat daerah untuk memastikan pengembangan Kawanara berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah Candipuro.

➡️ Baca Juga: Visinema Berikan Penjelasan Resmi Mengenai Polemik Animasi Nussa Pasca Konflik Perselingkuhan Pencipta

➡️ Baca Juga: Temukan Diskon Tarif Tol di Pulau Jawa Hingga 30% untuk Hemat Biaya Perjalanan Anda

Back to top button