Pertamina Patra Niaga Percepat Pemulihan Suplai BBM dan LPG di Flores

Jakarta – PT Pertamina Patra Niaga telah bergerak cepat untuk memulihkan suplai bahan bakar minyak (BBM) dan LPG di Flores, Nusa Tenggara Timur, setelah terjadinya bencana gempa bumi pada tanggal 15 Agustus 2026. Kejadian ini memicu tantangan serius dalam penyediaan energi bagi masyarakat di wilayah tersebut, yang sangat bergantung pada pasokan BBM dan LPG untuk berbagai kebutuhan sehari-hari.

Respons Cepat Pertamina Patra Niaga

Dalam pernyataannya, Kitty Andhora selaku Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga mengungkapkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk menangani dampak yang ditimbulkan oleh gempa bumi. Pertamina Patra Niaga berfokus pada pemenuhan kebutuhan energi masyarakat dengan cara yang efektif dan efisien.

Upaya pemulihan yang dilakukan mencakup:

Pemulihan Terminal BBM dan SPBU

Saat ini, enam terminal BBM atau fuel terminal (FT) telah beroperasi dan berfungsi penuh untuk mendukung distribusi energi. Terminal-terminal ini berperan penting dalam memastikan suplai BBM dan LPG tetap berjalan meskipun dalam kondisi pasca-bencana.

Tiga FT lainnya sedang dalam tahap persiapan untuk kembali beroperasi, dengan harapan akses jalan yang terdampak longsor bisa segera pulih. Proses ini menjadi sangat krusial agar distribusi energi dapat dilakukan secara optimal.

Status SPBU di Flores

Berdasarkan data terbaru, Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa dari total 52 SPBU yang ada di Flores, sebanyak 35 SPBU telah berhasil beroperasi kembali, menunjukkan peningkatan yang positif. Meskipun demikian, 17 SPBU lainnya masih berada dalam tahap pemulihan yang bertahap.

Beberapa faktor yang mempengaruhi pemulihan ini antara lain:

Strategi Distribusi Energi

Kitty menjelaskan bahwa distribusi energi tetap berlanjut dengan berbagai alternatif yang telah disiapkan. Salah satu strategi yang diterapkan adalah alih suplai dari beberapa fuel terminal di kawasan terdekat, seperti FT Labuan Bajo, FT Bima, FT Ende, dan FT Maumere.

Untuk memperkuat pasokan ke wilayah-wilayah yang masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur darat, dukungan moda transportasi laut juga dioptimalkan. Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengatasi masalah kelangkaan energi di daerah yang terdampak.

Prioritas Keselamatan Masyarakat

Keamanan masyarakat dan keandalan penyaluran energi tetap menjadi prioritas utama bagi Pertamina Patra Niaga. Kitty menegaskan bahwa pemulihan dilakukan dengan langkah-langkah yang hati-hati, memastikan bahwa setiap fasilitas yang akan dioperasikan telah melalui proses pengecekan yang ketat dan memenuhi standar keselamatan yang ditetapkan.

Penting untuk dicatat bahwa keselamatan para pekerja juga menjadi fokus perhatian, mengingat kondisi yang belum sepenuhnya stabil pasca-gempa.

Kondisi Sumber Daya LPG

Di sektor LPG, lima agen LPG yang beroperasi di Flores dilaporkan masih dalam kondisi aman dan memiliki stok yang cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Secara umum, pasokan LPG di level agen dan outlet tetap tersedia, memberikan ketenangan bagi warga yang membutuhkan.

Per 16 Agustus 2026, sebanyak 20 tabung LPG telah tiba di Maumere, yang menunjukkan upaya berkelanjutan untuk menjaga ketersediaan energi di tengah situasi darurat ini.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Pertamina Patra Niaga juga menjalin komunikasi yang intensif dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), serta mitra lembaga penyalur. Kerjasama ini bertujuan untuk mempercepat proses pemulihan dan memastikan bahwa kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik.

Dengan adanya kolaborasi yang solid antara seluruh stakeholder, diharapkan pemulihan suplai BBM dan LPG di Flores dapat dilakukan lebih efektif dan efisien.

Panggilan untuk Masyarakat

Kitty juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan bijak dalam menggunakan BBM serta LPG sesuai dengan kebutuhan. Dalam situasi seperti ini, pengelolaan sumber daya energi secara bijak sangat penting untuk menghindari kelangkaan dan memastikan semua pihak mendapatkan akses yang dibutuhkan.

Masyarakat diharapkan untuk selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan melalui Pertamina Contact Center 135. Hal ini penting untuk mendapatkan update terkini mengenai kondisi penyaluran energi dan menghindari terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Pertamina Patra Niaga serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan pemulihan suplai BBM dan LPG di Flores dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan energi masyarakat dengan optimal.

➡️ Baca Juga: Samsung Rilis Informasi Terkini tentang Galaxy Glasses, Kacamata Cerdas Berbasis AI

➡️ Baca Juga: Clara Shinta Menyesal Abaikan Peringatan Teman Terkait Suami yang Mesum

Exit mobile version