PLN Rencanakan Pembangunan SPKLU dengan Jarak Rata-rata 22 KM Antar Titik

Jakarta – PT PLN (Persero) mempersiapkan infrastruktur pengisian untuk kendaraan listrik guna memastikan kelancaran perjalanan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idulfitri 2026. Direktur Distribusi PLN, Arsyadani G Akmalaputri, menegaskan komitmen perusahaan dalam menyediakan layanan pengisian daya yang efisien dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik, terutama saat momen mudik. “Kami mengunjungi Rest Area 275A yang dilengkapi dengan 10 nozzle dan 8 unit SPKLU. Meskipun tidak terlalu ramai dibandingkan dengan rest area lainnya, saya telah berkomunikasi dengan para pengunjung yang menggunakan fasilitas ini, dan mereka merasa puas karena proses pengisian sangat mudah,” ujar Arsyadani.
Ribuan SPKLU Siap Melayani di Seluruh Indonesia
Secara keseluruhan, PLN dan mitra telah menyiapkan sebanyak 4.668 unit SPKLU yang tersebar di 3.029 lokasi di seluruh Indonesia. Dari total tersebut, 1.681 unit terletak di jalur tol lintas Sumatera serta Jawa-Bali. Dengan rata-rata jarak antar-SPKLU mencapai sekitar 22 kilometer, diharapkan para pengguna kendaraan listrik dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir kehabisan daya.
SPKLU Center dengan Teknologi Ultra Fast Charging
PLN juga memperkenalkan SPKLU Center sebagai titik pengisian daya berkapasitas besar, yang menawarkan fasilitas lebih lengkap dibandingkan SPKLU biasa. Infrastruktur ini dilengkapi dengan teknologi ultra fast charging (UFC) yang memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik jauh lebih cepat dibandingkan dengan metode fast charging standar. Selain itu, SPKLU Center memiliki antara 10 hingga 20 slot parkir untuk pengisian daya secara bersamaan, sehingga dapat mengurangi antrean di rest area. Fasilitas tambahan yang ditawarkan mencakup:
- Ruang tunggu yang nyaman
- Layanan operasional 24 jam
- Simultan charger yang memungkinkan satu alat mengisi dua kendaraan sekaligus
Kesiapan Infrastruktur di Wilayah Jawa Tengah
General Manager PLN UID Jawa Tengah, Bramantyo Anggun Pambudi, menyatakan bahwa pihaknya telah memastikan semua SPKLU siap beroperasi secara optimal selama masa mudik. “Saat ini, terdapat 305 unit SPKLU yang tersebar di 192 lokasi di wilayah Jawa Tengah. Seluruh unit telah melalui berbagai pengecekan dan pengujian untuk memastikan kinerja optimal saat melayani masyarakat selama periode siaga Idul Fitri,” jelasnya.
Penyebaran SPKLU di Jalur Tol Trans Jawa
Untuk mendukung jalur Tol Trans Jawa di wilayah Jawa Tengah, PLN telah mempersiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area yang terdiri dari:
- 5 unit ultra fast charging
- 17 unit fast charging
- 29 unit medium charging
- 28 unit standard charging
Selain itu, PLN juga menyiagakan 3.606 personel dan 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi situasi darurat yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Integrasi dengan Aplikasi PLN Mobile
Semua unit SPKLU kini terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV. “Dengan fitur ini, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan, mengetahui lokasi SPKLU terdekat, serta memantau antrean pengisian daya secara real time. Hal ini diharapkan dapat membuat perjalanan mudik lebih nyaman,” ujarnya.
Meningkatkan Kenyamanan dan Keamanan Perjalanan Mudik
Dengan kesiapan infrastruktur yang matang dan dukungan teknologi digital, PLN menargetkan agar perjalanan mudik pengguna kendaraan listrik tahun ini dapat berlangsung dengan lebih aman, nyaman, dan efisien. Inisiatif ini juga bertujuan untuk mendorong lebih banyak masyarakat beralih ke kendaraan listrik, sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi emisi karbon dan menjaga lingkungan.
Dalam rangka menyukseskan program ini, PLN mengajak masyarakat untuk memanfaatkan setiap fasilitas yang disediakan, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya penggunaan kendaraan listrik. Dengan langkah ini, diharapkan perjalanan mudik tidak hanya menjadi momen berkumpul dengan keluarga, tetapi juga menjadi pengalaman yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Masa Depan Energi Terbarukan dan Kendaraan Listrik
Dengan semakin banyaknya unit SPKLU yang tersedia, PLN berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam infrastruktur pengisian kendaraan listrik. Ini termasuk pengembangan teknologi yang lebih canggih dan ramah lingkungan, serta memperluas jaringan SPKLU di seluruh Indonesia. Hal ini tidak hanya akan mendukung pengguna kendaraan listrik saat ini, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat untuk pertumbuhan sektor kendaraan listrik di masa depan.
Pengembangan infrastruktur dan teknologi pengisian yang lebih baik juga diharapkan dapat menarik lebih banyak produsen kendaraan listrik untuk berinvestasi di Indonesia. Dengan kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan sektor swasta, masa depan kendaraan listrik di Indonesia akan semakin cerah, dan masyarakat bisa menikmati perjalanan yang lebih berkelanjutan.
Dengan demikian, PLN tidak hanya berperan dalam menyediakan layanan pengisian daya, tetapi juga berkontribusi dalam upaya global untuk mengurangi dampak perubahan iklim melalui penggunaan energi terbarukan. Ini adalah langkah penting menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan bagi semua.
➡️ Baca Juga: Vidi Aldiano Tampil di Tunggu Aku Sukses Nanti, Syuting Tanpa Skenario
➡️ Baca Juga: Sinopsis Film One Battle After Another, Pemenang 6 Piala Oscar 2026 yang Patut Disaksikan




