Roy Genggam Umumkan Peluncuran Buku “Memotret Pemotret II” dalam Waktu Dekat

Jakarta – Roy Genggam Nusantoro, fotografer profesional yang dikenal luas, sedang dalam tahap akhir persiapan untuk merilis tiga buku baru. Dia berharap salah satu dari karya tersebut dapat segera diterbitkan. “Semoga di akhir tahun ini, terutama untuk yang materinya sudah siap,” ujarnya pada Senin, 20 April, di studionya yang terletak di Cirendeu, Jakarta Selatan.
Daftar Karya yang Akan Diluncurkan
Karya-karya yang sedang dikerjakan Roy meliputi tema yang beragam. Pertama, buku yang mengangkat kehidupan gajah di Way Kambas, Lampung. Kedua, edisi kedua dari ‘Memotret Pemotret’, dan ketiga, buku yang menyajikan kolaborasi antara foto dan puisi.
Detail Buku tentang Gajah
“Buku yang berfokus pada gajah-gajah di Way Kambas sudah memiliki alternatif judul, yakni ‘Gajah Seto’. Saya sering mengunjungi Way Kambas, mengemudikan sendiri kendaraan saya dan menginap di rumah penduduk setempat,” ungkap Roy, yang merupakan alumni SMAN IX Bulungan angkatan 1980.
Dari kunjungannya yang berulang ke Way Kambas, Roy berhasil mengumpulkan sekitar 5.000 foto. Namun, setelah diseleksi oleh Oscar Matuloh, hanya sekitar 200 foto yang akan dimasukkan dalam buku tersebut.
Proses Kreatif di Balik Penerbitan Buku
Menurut Roy, meski terlihat mudah untuk menerbitkan buku, dia tidak ingin hasilnya sekadar biasa. “Menyusun buku memerlukan rasa seni. Oleh karena itu, judulnya bisa berubah-ubah. Awalnya, saya memberi judul ‘Gajah Matahari Mahout’. Mahout adalah istilah untuk pawang gajah di seluruh dunia,” jelasnya.
Pengalaman Menulis Puisi
Salah satu karya yang menarik perhatian adalah buku foto berpuisi. “Isinya adalah gabungan antara puisi dan foto. Terkadang puisi muncul terlebih dahulu, atau sebaliknya. Saya kini sedang aktif menulis puisi, apapun yang terlintas langsung saya tulis di catatan saya,” tambah Roy dengan nada humoris.
Menentukan Urutan Penerbitan Buku
Roy belum dapat memastikan buku mana yang akan diluncurkan terlebih dahulu: ‘Memotret Pemotret–Seniman Foto Indonesia’, ‘Gajah Seto’, atau ‘Foto Berpuisi, Puisi Berfoto’. “Hahaha, saya belum tahu. Saya akan melihat mood-nya, yang jelas semua materi sudah tersedia,” ungkap alumni sinematografi IKJ angkatan 1983 ini.
Apresiasi terhadap Fotografer Senior
Selain berkarya dengan foto yang mengesankan, Roy juga telah menerbitkan buku ‘Memotret Pemotret–Maestro Fotografi Indonesia’ pada tahun 2015. Buku ini menampilkan potret 23 fotografer terkemuka dalam format hitam-putih, termasuk Don Hasman, Darwis Triadi, dan Yudhi Soejoatmodjo, serta Oscar Matuloh dan Arbain Rambey.
Dengan terbitnya ‘Memotret Pemotret–Maestro Fotografi Indonesia’, Roy ingin memberikan penghargaan kepada para fotografer senior sekaligus memberikan pelajaran kepada generasi muda. Penerbitan buku ini didukung oleh Nixon Team, sebagai simbol idealisme Roy di dunia fotografi, bukan semata-mata untuk keuntungan finansial.
Genggam Studio: Tempat Berkarya
“Semua foto diambil di sini,” kata Roy sambil menunjukkan Genggam Studio, yang memiliki ukuran 8,5 x 15 meter dengan tinggi sekitar tujuh meter. Studio ini dianggap sebagai salah satu tempat terbaik bagi fotografer profesional individu.
Roy menceritakan bahwa kolega-koleganya sering merasa nyaman berfoto di studionya. Dia memiliki pengalaman bekerja dengan berbagai majalah, termasuk ASRI (1984-1986) dan LARAS (1987-1988).
Perjalanan Karier Roy Genggam
Pada tahun 1989, Roy memilih jalur freelance sebagai fotografer, dan pada tahun 1990 mendirikan Genggam Photography, yang kemudian menjadi cikal bakal Genggam Studio. Saat ini, Genggam Studio beroperasi di lahan seluas 600 meter di Cirendeu, Jakarta Selatan, dan menjalin kerja sama dengan banyak biro iklan dan desain grafis. Di antara klien tetapnya adalah Yamaha dan Ajinomoto.
Dengan perjalanan panjang dan pengalaman yang kaya, Roy Genggam siap memberikan kontribusi yang lebih besar lagi di dunia fotografi, melalui peluncuran buku-buku yang akan datang dan dedikasinya untuk menginspirasi generasi berikutnya.
➡️ Baca Juga: Lakers Raih Kemenangan Enam Kali Berturut-turut di Liga Basket Profesional
➡️ Baca Juga: Strategi Efektif Memanfaatkan Saham Penny Stock Melalui Analisis Fundamental yang Aman




