Wagub Rano Karno Ajak Peserta Jamnas XII Dorong Pramuka Menjadi Agen Perubahan

Jakarta – Dalam suasana penuh semangat, Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka DKI Jakarta, Rano Karno, menyapa para peserta Jambore Nasional (Jamnas) XII tahun 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur pada Selasa, 18 Agustus. Dalam kesempatan ini, Rano mengajak anggota Pramuka untuk menjadi teladan dalam menjaga lingkungan serta berkontribusi dalam membawa semangat perubahan yang positif di tengah masyarakat.
Semangat Persatuan dan Kebanggaan
Rano memanfaatkan pertemuan dengan peserta Jamnas XII untuk memberikan dorongan kepada kontingen Pramuka yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga menyampaikan salam hangat dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, kepada seluruh peserta yang tengah mengikuti perkemahan nasional ini.
“Saya merasa sangat bersyukur dan bangga bisa bertemu langsung dengan adik-adik peserta Jambore Nasional XII Pramuka Penggalang dari seluruh penjuru Indonesia. Bapak Gubernur juga menitipkan salam hangat agar kalian semua selalu bersenang-senang, menjaga kesehatan, dan meraih pengalaman berharga di perkemahan akbar ini,” ujar Rano dengan penuh antusias.
Informasi Jamnas XII
Jambore Nasional XII berlangsung dari tanggal 14 hingga 20 Agustus 2026, dan dihadiri oleh 464 Pramuka Penggalang yang terpilih. Para peserta mendapatkan bimbingan dari lebih dari 200 pembina dan pelatih Pramuka dari DKI Jakarta dalam serangkaian kegiatan yang bertujuan mempertemukan anggota Pramuka Penggalang dari berbagai wilayah Indonesia.
Dalam kesempatan ini, Rano juga meminta maaf atas ketidakhadirannya pada agenda pelepasan kontingen sebelumnya. Ia menjelaskan bahwa dirinya baru saja menjalani pemulihan kesehatan, serta Pemprov DKI Jakarta juga memiliki banyak kegiatan dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Kehadiran yang Berarti
“Kakak sempat tidak bisa hadir saat pelepasan kontingen karena baru saja keluar dari rumah sakit. Ditambah lagi, Pemprov DKI Jakarta baru saja menyelesaikan amanah besar dari pemerintah pusat untuk menyelenggarakan rangkaian HUT RI di kawasan Monas hingga Bundaran HI untuk lebih dari 700.000 warga,” ungkapnya.
Meski demikian, Rano berusaha untuk hadir dan bertemu langsung dengan peserta Jamnas di Buperta Cibubur. Ia menilai pertemuan ini sebagai bentuk dukungan dan kebanggaan terhadap generasi muda yang membawa nama baik daerah mereka dalam ajang Pramuka berskala nasional.
“Namun, karena rasa cinta dan kebanggaan yang Kakak miliki kepada kalian semua, Kakak menyempatkan diri untuk hadir dan bernapas lega bersama kalian di Buperta Cibubur,” tambah Rano.
Pesan Moral untuk Peserta
Dalam pertemuan tersebut, Rano mengingatkan semua peserta untuk senantiasa menjaga persatuan, persaudaraan, kedisiplinan, dan kepedulian terhadap sesama. Ia juga menyoroti perjuangan kontingen Pramuka dari Ende, Nusa Tenggara Timur, yang sempat mengalami kendala dalam perjalanan sebelum akhirnya dapat bergabung dalam Jamnas XII.
“Jambore Nasional ini mempertemukan tunas bangsa dari Sabang sampai Merauke, termasuk saudara-saudara kita dari Ende yang sempat terkendala namun alhamdulillah kini bisa bergabung bersama kita,” tuturnya dengan penuh harapan.
Tanggung Jawab Sebagai Generasi Muda
Rano juga mengingatkan kontingen DKI Jakarta untuk menjaga nama baik daerah selama mengikuti rangkaian kegiatan Jamnas. Ia menekankan bahwa para peserta memiliki tanggung jawab untuk menunjukkan kedisiplinan serta menjadi generasi penerus yang mampu membawa nilai-nilai positif ketika kembali ke lingkungan masing-masing.
“Saya berpesan kepada seluruh kontingen DKI Jakarta agar senantiasa menjaga nama baik daerah, memperkuat kedisiplinan, dan memegang teguh tanggung jawab sebagai generasi penerus bangsa,” tegasnya.
Peran Pramuka dalam Pembangunan
Sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka DKI Jakarta yang baru terpilih pada 25 Juli 2026, Rano memiliki agenda penting untuk memperkuat posisi Pramuka sebagai mitra strategis dalam pembangunan Jakarta. Salah satu fokus yang didorong adalah pengembangan Pramuka Peduli, yang bekerja sama dengan perangkat daerah, khususnya dalam kegiatan pelestarian lingkungan dan persiapan menyambut 500 tahun Jakarta.
“Adik-adik Pramuka harus mampu menjadi teladan dan agen perubahan di tengah masyarakat dalam menjaga keasrian kota kita tercinta,” tegas Rano dengan semangat yang menggebu-gebu.
Pramuka Sebagai Agen Perubahan
Rano menggarisbawahi pentingnya peran Pramuka dalam menciptakan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Dengan memanfaatkan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh anggota Pramuka, diharapkan mereka dapat berkontribusi dalam menjaga keasrian lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pelestarian alam.
Keberadaan Pramuka sebagai agen perubahan sangat relevan di era modern ini. Para anggota Pramuka diharapkan dapat memanfaatkan keterampilan yang mereka pelajari untuk membantu menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi oleh masyarakat, termasuk isu-isu lingkungan, sosial, dan kemanusiaan.
Inisiatif dan Kegiatan Pramuka Peduli
Beberapa inisiatif yang bisa dilakukan oleh Pramuka sebagai agen perubahan meliputi:
- Penyuluhan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
- Penyelenggaraan kegiatan penghijauan di daerah masing-masing.
- Program pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
- Pendidikan tentang keberagaman dan toleransi di masyarakat.
- Kolaborasi dengan komunitas lokal untuk proyek sosial.
Melalui aktivitas ini, Pramuka tidak hanya berfungsi sebagai wadah pengembangan diri, tetapi juga sebagai sarana untuk menciptakan perubahan yang berarti dalam lingkungan sekitar. Rano berharap agar setiap anggota Pramuka dapat menginspirasi orang lain untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga lingkungan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Kesempatan Berharga di Jamnas XII
Jamnas XII bukan hanya sekadar acara perkemahan, tetapi juga merupakan platform untuk mengasah keterampilan kepemimpinan dan kerja sama di antara anggota Pramuka. Para peserta diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar, berkolaborasi, dan bertukar pengalaman dengan teman-teman dari seluruh Indonesia.
Rano menekankan pentingnya menjaga semangat persahabatan dan solidaritas antar sesama Pramuka. “Kegiatan ini adalah momen untuk menjalin persahabatan yang lebih erat dan saling mendukung dalam mencapai tujuan bersama,” ujarnya.
Menjadi Teladan di Masyarakat
Sebagai generasi penerus bangsa, anggota Pramuka memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi teladan di masyarakat. Dengan menunjukkan sikap positif, kepedulian, dan dedikasi yang tinggi, mereka dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama.
Rano berharap bahwa setelah kembali ke daerah masing-masing, setiap peserta dapat menjadi agen perubahan yang membawa pengaruh positif dan berkontribusi dalam membangun masyarakat yang lebih baik.
Dengan semangat yang membara, Rano mengajak semua peserta untuk menjalani Jamnas XII dengan penuh semangat, keceriaan, dan rasa syukur. “Kalian adalah harapan bangsa ini, dan dengan semangat juang yang tinggi, kita semua dapat menciptakan masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
➡️ Baca Juga: PBN Audiensi dengan Pemkot Banjar untuk Memperkuat Gerakan Pojok Baca di Pesantren
➡️ Baca Juga: Erick Thohir Mengungkap Fakta Terkait Proses Naturalisasi Timnas yang Belum Berjalan



