kpkgg
Ekonomi

Kontrak P&G Berakhir, Merck Siap Ekspansi ke Pasar Asia untuk Meningkatkan Penjualan

Jakarta – PT Merck Tbk tengah mempersiapkan langkah strategis seiring dengan mendekatnya akhir kontrak manufaktur mereka dengan Procter & Gamble (P&G). Salah satu inisiatif utama yang direncanakan adalah memperluas ekspor obat resep ke Filipina serta berbagai pasar Asia lainnya. Langkah ini sangat krusial, mengingat kontribusi produk P&G selama ini memberikan dampak signifikan terhadap aktivitas produksi di Merck Site Pasar Rebo. Dalam pemaparan kinerja perusahaan pada Public Expose PT Merck Tbk 2026, Direktur Merck, Arryo Aritrixso Wachjuwidajat, mengungkapkan bahwa volume produk P&G di lokasi tersebut mencapai hampir 80 persen. “Kontribusi volume produk P&G di site Pasar Rebo ini hampir 80 persen, artinya sebagian besar dari pekerjaan kami selama ini memproduksi produk-produk dari P&G,” tuturnya.

Menyiapkan Diri untuk Perubahan

Kontrak Manufacturing Supply Agreement (MSA) dengan P&G akan berakhir pada 31 Desember 2027. Sebelumnya, Merck mencatatkan penurunan nilai aset pabrik Pasar Rebo sebesar Rp87 miliar pada September 2026, yang disebabkan oleh perubahan proyeksi volume produksi, tingkat pemanfaatan kapasitas, dan arus kas di masa depan. Dengan berakhirnya kontrak ini, Merck menyadari pentingnya untuk segera menjajaki peluang baru dalam ekspor produk obat resep. Salah satu target awal yang sudah diidentifikasi adalah pasar Filipina.

Strategi Ekspansi ke Filipina

Arryo menjelaskan bahwa ekspor ke Filipina masih berada pada tahap awal dan volumenya belum signifikan. Namun, langkah ini dianggap sebagai bagian dari strategi yang lebih luas untuk membuka pasar baru di kawasan Asia. “Untuk produk-produk ekspor di pasar baru memang belum sebesar volume-volume dari P&G yang akan hilang,” jelasnya.

Merck memiliki proyeksi untuk tiga tahun ke depan dan optimis bahwa ekspansi ini dapat membuka peluang untuk memasuki negara-negara Asia lainnya. Corporate Secretary PT Merck Tbk, Melisa Sandrianti, menambahkan bahwa Merck juga sedang mempersiapkan perluasan ekspor yang lebih fokus pada produk ethical, yaitu obat-obatan resep.

  • Ekspansi difokuskan pada produk ethical
  • Filipina sebagai langkah awal
  • Proyeksi tiga tahun ke depan untuk pertumbuhan
  • Peluang pasar baru di Asia
  • Strategi diversifikasi produk

Inovasi Produk Baru untuk Memperkuat Posisi Pasar

Selain fokus pada ekspansi pasar, Merck juga sedang menyiapkan peluncuran produk baru untuk memperkuat lini bisnis obat resepnya. Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan telah meluncurkan dua produk baru yang signifikan. Pada tahun 2023, Merck memperkenalkan obat untuk terapi multiple sclerosis, diikuti oleh peluncuran obat baru untuk terapi kanker kandung kemih pada tahun 2024.

“Kami telah meluncurkan dua produk baru dalam tiga tahun terakhir. Tahun 2023 kami meluncurkan obat untuk terapi multiple sclerosis, dan pada 2024 ada obat baru untuk kanker kandung kemih,” ungkap manajemen Merck.

Persiapan untuk Registrasi Obat Baru

Merck juga sedang mempersiapkan satu obat yang akan memasuki proses registrasi, yaitu obat untuk kanker paru. Di tingkat global, Merck mengikuti perkembangan portofolio produk baru melalui aksi korporasi perusahaan induknya di Jerman. Manajemen menyatakan bahwa Merck global telah melakukan akuisisi terhadap SpringWorks Therapeutics, sebuah perusahaan yang berfokus pada portofolio penyakit langka.

Tumbuh di Tengah Tantangan

Strategi ini didorong oleh kinerja bisnis obat resep Merck yang masih menunjukkan pertumbuhan yang positif. “Pertumbuhan Merck saat ini, berdasarkan data yang ada, kita tumbuh 7,7 persen, melebihi total pasar farmasi yang tumbuh 6,2 persen,” jelas Melisa. Beberapa area terapi utama Merck masih menduduki posisi teratas di pasar, termasuk terapi tiroid, kardiovaskular, diabetes, multiple sclerosis, dan onkologi. Kondisi ini menjadi salah satu alasan utama mengapa perusahaan tetap optimis untuk mempertahankan kinerja bisnis obat resepnya, meskipun harus menghadapi perubahan signifikan pada volume produksi setelah kontrak P&G berakhir.

Strategi Diversifikasi untuk Menghadapi Masa Depan

Dengan memperluas jangkauan pasar dan meluncurkan produk baru, Merck berupaya untuk tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang di pasar yang semakin kompetitif. Merck berkomitmen untuk beradaptasi dengan perubahan dan memanfaatkan peluang yang ada untuk memastikan keberlanjutan operasional dan pertumbuhan di masa depan.

Kesimpulan

Langkah strategis PT Merck Tbk untuk memperluas ekspor ke Filipina dan negara-negara Asia lainnya merupakan langkah penting dalam menghadapi berakhirnya kontrak dengan P&G. Dengan fokus pada produk ethical dan inovasi dalam pengembangan obat, Merck berupaya untuk memperkuat posisinya di pasar farmasi yang terus berkembang. Pertumbuhan yang telah dicapai dan strategi diversifikasi yang sedang dijalankan memberikan harapan bagi Merck untuk meraih sukses di pasar internasional dan memperluas pengaruhnya di kawasan Asia.

➡️ Baca Juga: Perum Bulog Bangka Tingkatkan Distribusi Pangan Terjangkau Jaga Stabilitas Harga Beras

➡️ Baca Juga: NCT Ten Resmi Tinggalkan SM Entertainment, Apa Masa Depannya di WayV?

Related Articles

Back to top button