Erick Thohir Tegaskan Stadion Si Jalak Harupat Siap Menyambut FIFA ASEAN Cup 2026

Dalam persiapan menuju FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung menjadi sorotan utama. Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menegaskan bahwa progres persiapan stadion ini berjalan sesuai rencana, menunjukkan kesiapan yang sangat baik untuk menyambut ajang bergengsi tersebut. Dengan berbagai evaluasi dan pengecekan yang dilakukan, stadion ini diharapkan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi para tim peserta dan penonton.
Kunjungan Erick Thohir dan Peninjauan Stadion
Pada Kamis, 24 September 2026, Erick Thohir melakukan kunjungan ke Stadion Si Jalak Harupat. Dalam kesempatan ini, ia didampingi oleh Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Pipit Rismanto, Bupati Bandung, Dadang Supriatna, serta perwakilan dari FIFA. Kunjungan ini bertujuan untuk mengevaluasi berbagai aspek dari stadion, memastikan segala persiapan menuju turnamen berjalan lancar.
Selama peninjauan, Erick mencermati beberapa hal penting, mulai dari pemasangan branding yang sudah hampir selesai hingga kondisi lapangan yang diharapkan memenuhi standar internasional. Ia menekankan pentingnya fasilitas pendukung yang memadai bagi tim-tim yang akan bertanding.
Pencapaian Progres Persiapan Stadion
Erick mengungkapkan rasa syukurnya atas progres yang telah dicapai, “Alhamdulillah, hampir 80 persen dari pemasangan branding sudah selesai, hanya tinggal menyelesaikan bagian lapangan. Kondisi lapangan pun telah disetujui oleh pihak FIFA, menunjukkan kualitas yang sangat baik dan siap digunakan.”
Menurutnya, penilaian kesiapan stadion bukan hanya dilakukan oleh pihak pemerintah, tetapi juga melibatkan FIFA sebagai organisasi yang memiliki otoritas dalam penyelenggaraan turnamen. Ini menunjukkan komitmen bersama untuk memastikan segala sesuatunya berjalan dengan baik.
Pengalaman dan Fasilitas Stadion Si Jalak Harupat
Stadion Si Jalak Harupat bukanlah stadion baru dalam hal penyelenggaraan event internasional. Erick Thohir menyebutkan bahwa stadion ini telah memiliki pengalaman menggelar berbagai pertandingan baik di tingkat nasional maupun internasional, termasuk Kejuaraan Dunia U-17. Hal ini menunjukkan bahwa stadion ini dilengkapi dengan fasilitas yang mendukung untuk penyelenggaraan pertandingan internasional.
Lebih lanjut, Erick juga menyoroti tentang ruang ganti pemain yang tersedia. “Terdapat empat ruang ganti yang semuanya dalam kondisi yang baik. Ini adalah hal yang akan terus kami jaga dan pastikan tetap terawat,” tambahnya.
Investasi dan Keberlanjutan Program
Erick menegaskan pentingnya investasi dari pemerintah dalam pembangunan stadion harus diimbangi dengan keberlanjutan program dan penyelenggaraan pertandingan. “Ketika pemerintah pusat atau daerah berinvestasi dalam sepak bola atau stadion ini, penting ada kesinambungan dalam program atau pertandingan yang dilaksanakan,” ujarnya.
Dengan demikian, tidak hanya Stadion Si Jalak Harupat yang akan mendapatkan manfaat dari investasi ini, tetapi juga perkembangan sepak bola di Indonesia pada umumnya. Penyelenggaraan pertandingan internasional diharapkan dapat menjadi bagian dari program yang berkelanjutan, sehingga stadion ini terus dimanfaatkan secara produktif.
Peluang Penyelenggaraan Event Internasional di Masa Depan
Erick membuka peluang bagi Stadion Si Jalak Harupat untuk kembali menjadi lokasi penyelenggaraan pertandingan internasional di masa mendatang. “Kami ada di sini untuk memastikan bahwa Stadion Si Jalak Harupat akan menjadi tempat yang layak untuk event-event internasional di masa depan,” ungkapnya.
Dengan persiapan yang matang dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan stadion ini bisa menjadi pilihan utama bagi penyelenggaraan ajang internasional lainnya. “Jadi, jangan kaget jika ada event-event internasional yang kembali digelar di sini,” tambahnya, menegaskan komitmen untuk terus mengembangkan potensi stadion.
Dukungan FIFA dalam Penyelenggaraan Turnamen
Selain kesiapan stadion, Erick juga menjelaskan tentang dukungan yang diberikan oleh FIFA dalam penyelenggaraan turnamen ini. FIFA tidak hanya berfokus pada aspek teknis, tetapi juga memberikan perhatian pada akomodasi, transportasi, dan logistik bagi tim peserta.
“FIFA telah memesan sejumlah hotel di Bandung untuk memenuhi kebutuhan tim selama turnamen berlangsung. Ini adalah langkah penting untuk memastikan semua kebutuhan peserta dapat terpenuhi dengan baik,” tuturnya.
- Stadion Si Jalak Harupat siap menggelar berbagai event internasional.
- FIFA memberikan dukungan terkait akomodasi dan transportasi.
- Progres pemasangan branding mencapai 80 persen.
- Kondisi lapangan telah disetujui oleh FIFA.
- Empat ruang ganti pemain disiapkan dalam kondisi yang baik.
Dengan semua persiapan yang dilakukan, Stadion Si Jalak Harupat diharapkan tidak hanya akan sukses dalam menyambut FIFA ASEAN Cup 2026, tetapi juga akan menjadi simbol kebangkitan sepak bola Indonesia di kancah internasional. Kesiapan stadion ini menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas fasilitas olahraga di tanah air, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam penyelenggaraan event-event internasional di masa mendatang.
➡️ Baca Juga: Haru! Gala Sky Bacakan Al-Fatihah untuk Vanessa Angel, Cerita Mimpi Digendong Ibunda
➡️ Baca Juga: Atletico Vs Barca: Kartu Merah Menghalangi Barca untuk Bangkit di Kandang Atletico




